16 April 2013

Adikku Harry


Sobat Kepo, waktu lagi browsing-browsing saya menemukan sebuah video berjudul "Adiku Harry" & menurut saya ada pesan-pesan yang bagus di dalamnya. Nih silahkan kalau mau nonton videonya :



Jadi video ini wawancara singkat dengan Rully Roesli (kakak dari Seniman Alm Harry Roesli) durasi video ini singkat saja hanya 3 menit 57 detik. Beberapa pesan dalam video tersebut :

Nasionalisme
Pada saat diketahui Harry Roesli perlu mendapatkan perawatan medis yang bagus & ada dua pilihan yaitu di Jakarta atau Singapura. Dia lebih memilih dirawat di Jakarta oleh dokter Indonesia.Dia percaya dokter Indonesia juga mampu.

Kekayaan
Suatu saat kakanya bertanya kepada Alm, kenapa murid-muridnya banyak yang sudah kaya tetapi alm tidak kaya? jawaban alm ternyata "itu kan kalau definisi kekayaannya diukur dengan uang". Pada saat itu sang kakak merasa jawabannya menggantung. Tetapi jawaban tersebut dapat dipahami dengan sangat jelas ketika akhirnya Harry Roesli meninggal. Dimana sang kakak menyaksikan bahwa adiknya diantar oleh ribuan orang dan ribuan orang tersebut memanjatkan doa untuk adiknya. Sang kakak barulah sadar bahwa adiknya ini ternyata orang yang "sangat kaya". Walaupun definisinya bukan kaya akan uang atau harta.

Pandangan tentang Uang
Dalam wawancara dengan orang dekat Alm, mereka menuturkan beberapa pandangan alm tentang uang. Diantaranya "Uang itu seperti upil" harus dikeluarkan, kalau tidak bisa bikin sesak. Jadi alm tidak segan-segan mengeluarkan uangnya untuk membantu orang lain. Mulai dari membantu orang sakit, membantu biaya sekolah dll. Selain itu menurut kerabatnya beliau memposisikan diri untuk mengalirkan rezeki, berbagi dengan orang lain.

Nah itu ulasan tentang video diatas. Menurut saya video-video seperti ini harus diapresiasi. Mudah-mudahan video seperti ini bisa menginspirasi kita / para penontonnya untuk meniru hal-hal positif yang di contohkan Harry Roesly. Video-video seperti ini perlu dipertontonkan kepada generasi muda untuk mengcounter "brainwash" dari sinetron-sinetron / film-film remaja yang mengajarkan pamer, serakah egois dan berita-berita negatif dimana oknum-oknum yang diberi amanah berlomba-lomba mengambil yang bukan haknya untuk memperkaya diri. Two thumbs up kepada pembuat film tersebut... :bd

No comments:

Post a Comment