05 Juni 2014

Dibalik Kegalakan

Manusia adalah makhluk sosial, dalam bersosialisasi kita bisa menemukan berbagai macam sifat. Baik yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan. Salahsatu sifat yang termasuk tidak menyenangkan menurut saya adalah galak. Definisi galak menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia :
ga·lak 1 a 1 buas dan suka melawan (menyerang, menggigit, menanduk, dsb tt binatang); ganas; garang: anjingnya -- sekali; 2 suka marah, mencaci maki, dsb: ayahnya termasuk orang yg -- sehingga ditakuti oleh anak-anaknya;
Pengalaman berinteraksi dengan manusia-manusia yang memiliki sifat galak tersebut membuat saya penasaran, pengen tahu sebetulnya kenapa sih manusia-manusia ini memiliki sifat galak tersebut??
Inilah penyebab kegalakan yang saya temukan :

1. Menutupi Ketakutan
Sebagian orang menunjukan kegalakkannya sebenarnya karena merasa takut. Sehingga untuk mencegah orang lain melakukan sesuatu yang menakutkan pada dirinya maka perlu ditunjukkan kegalakkannya. Tujuannya menyingkirkan ancaman atau menurut saya bisa juga disebut mekanisme untuk mempertahankan diri.

2. Menutupi Kelemahan
Kegalakkan ini terjadi ketika seseorang mempunyai hal yang dianggapnya kelemahan (baik diakui ataupun tidak) dan tidak ingin kelemahannya tersebut disinggung-singgung / diusik oleh pihak lain. Ini juga mekanisme pembelaan diri. Saya pernah menemui hal ini pada salah seorang pengajar saya ketika masih bersekolah, dimana sang pengajar akan marah ketika murid-murid bertanya sesuatu hal yang tidak dikuasainya.

3. Stress
Kegalakkan jenis ini disebabkan oleh adanya stress atau pikiran yang tertekan. Dalam kondisi stress tidak banyak hal yang bisa kita lakukan kepada orang lain, birkan lah stressnya hilang / berkurang baru kita bisa berkomunikasi.

4. Meniru
Bisa juga sifat galak ini karena meniru orang-orang yang ada di sekitarnya. Karena terbiasa dengan kegalakkan, sehingga menganggap sifat ini merupakan hal yang normal dan tidak masalah jika diwujudkan dalam berperilaku.

Dari beberapa penyebab diatas, kesimpulannya adalah bisa jadi penyebebab kegalakkan adalah untuk mengamankan diri dari ancaman-ancaman. Jadi kalau ada orang yang galak kepada kita coba kendalikan diri kita agar jangan reaktif terhadap kegalakkannya, coba kita analisa apa penyebabnya & ber empati.

JANGAN hanya 'KATANYA..", HARUS sesuai FAKTA

Kemajuan teknologi membuat kita begitu mudah mendapatkan informasi, jika informasinya valid, akurat dan real time tentunya sangat bermanfaat karena memudahkan kita mengambil keputusan. Masalah yang timbul dari situasi ini adalah ketika informasi yang beredar tidak valid. Karena bisa membuat keputusan/penilaian  kita salah.

Misalnya foto-foto dibawah ini, gambar bayangan yang dihasilkan adalah nyata namun ternyata tidak sesuai dengan kenyataan / objek nya. Sehingga kita tidak bisa langsung menilai / mengetahui sebuah objek hanya dengan melihat bayangannya saja :

Source: allarmo.livejournal.com
Source: 9gag
Source: imgur
Source: script-tutorials.com
Image credits: Olly Denton
Source: bilder.mzibo.net
Source: imgur
Image credits: unknown
Image credits: Isaac Cordal
Source: imgur
Source: photohito.com
Image credits: Diana Susselman
Image credits: Stéphane Rousseau Officiel
Source: finofilipino.com
Image credits: unknown
Source: imgur
Source: funtoxin.com
Source: buzzfeed
Source: funnie.st
Source: imgur
Source: sharenator.com
Source: funtoxin.com
Image credits: morfai
The title says: “Vote for!” (Source: 9gag)
Source: board.jokeroo.com

Gambar - gambar diatas saya dapatkan dari halaman berikut : 
http://www.boredpanda.com/funny-shadow-photo-fails/

Melihat gambar bayangan & objek asli foto-foto di atas maka kita harus sangat berhati-hati ketika menerima sebuah informasi. Pastikan informasinya apa-adanya dan sesuai dengan fakta sebenarnya.

*Tulisan ini dibuat sebagai pengingat pribadi, atas gencarnya black capaign terhadap kedua pasangan Capres 2014 sedang marak di berbagai media.