27 Desember 2013

Tips agar mudah menulis



Berikut ini adalah pelajaran yang saya dapatkan pada pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan oleh salah satu komunitas yang saya ikuti untuk yang kedua kalinya. Narasumber kali ini adalah bisa dibilang senior dalam kmunitas tersebut yang aktif menulis, berbagi ilmu di dunia maya.
Melalui tulisan-tulisannya beliau berbagi pengalaman dan pengetahuannya ke seluruh dunia. Saya pribadi memantau tulisan-tulisan beliau sejak 2007.
Mungkin diantara kita yang belum terbiasa menulis pernah merasa stuck, tidak bisa menulis. Bahkan ketika mulai menulis kita segera dilanda kebingungan padahal baru menulis 3 kalimat saja.. “Apa lagi ya yang harus saya tulis?”
Pertanyaan “Apa lagi ya yang harus saya tulis?” tadi mari kita analisa kira-kira penyebabnya kenapa coba? Penyebabnya adalah karena kita TAKUT..
Kita TAKUT tulisan kita SALAH…
Kita TAKUT tulisan kita JELEK…
Kita TAKUT tulisan kita tidak dipahami ORANG LAIN…
Kita TAKUT tulisan kita tidak sesuai aturan / sesuai EYD…
Dan berbagai keTAKUTan lainnya yang kita biarkan hinggap di kepala kita

Untuk mengatasinya bagaimana? GAMPANG!
Jadilah berani & mulai menulis.. Abaikan semua hal dan aturan yang mengganggu, pokoknya menulis saja..
Keluarkan apa yang ada di pikiran anda, ayo keluarkan saja.. mulai lah menulis, beranikan diri anda.. hindari penilaian atas tulisan anda pada tahap awal ini, pokoknya mulai buat tulisan..
Nanti setelah tulisan selesai barulah anda lakukan review / periksa kembali, di tahap ini baru lah anda melakukan koreksi atas tulisan yang anda buat.
Lakukan terus maka anda akan terbiasa, begitulah pesan sang pemateri..

Nantinya kemahiran menulis akan terus meningkat seiring bertambahnya jam praktek menulis.
Menulis adalah keahlian, hal yang bisa dipelajari dan banyaknya jam praktek mempengaruhi kecepatan menguasai keahlian menulis ini.

Tulisan merupakan saran menyampaikan ide kita kepada khalayak / orang lain. Ketika orang lain membaca tulisan kita dan setuju dengan tulisan kita atau karena hal yang ditulis memberikan manfaat maka dengan sendirinya akan terbentuk komunitas pembaca. Bahkan bisa jadi komunitas pembaca yang loyal (walaupun belum pernah bertemu /  berkomunikasi langsung dengan penulisnya)
Ayo manfaatkan media tulisan sebagai sarana menyebarkan kebaikan dan manfaat :)

28 November 2013

Awal Kebiasaan Membaca

Sejak kecil saya memiliki kebiasaan senang membaca, yang saya ingat sih kebiasaan ini dimulai ketika ibu saya membelikan majalah "aku anak saleh" bahkan ketika itu saya belum sekolah TK & belum bisa membaca, yang saya lihat hanya gambar-gambarnya saja.

Ibu saya adalah seorang pendidik & saya banyak belajar dari beliau. termasuk kebiasaan membaca ini. Selain ibu, ayah saya pun memiliki kegemaran membaca. Beliau berlangganan koran "Pikiran Rakyat" & dari beliau lah saya mulai suka membaca koran dan buku yang tidak ada gambarnya.Awal-awal saya mengenal koran yang saya perhatikan adalah foto-foto, jadwal acara stasiun televisi & info-info film bioskop (ayah saya pun tidak melarangnya, yang penting pada waktu itu saya sudah mulai mau baca koran :D )

Lalu menginjak usia SD ketika saya sudah mahir membaca, salah seorang paman rajin memberikan saya bacaan berupa komik. Yaitu komik Dragon Ball mulai dari jilid 1-42 terbitan Elex Media & Rajawali Grafiti. Perkenalan dengan komik yang dibelikan oleh sang paman ini membuat saya senang sekali membaca komik-komik lainnya.

Bersambung..